Belajar komponen Elektronika "RESISTOR"
Fungsi secara umum :
Menghambat arus listrik
Satuan :
Ohm (Ω)
Jenis Resistor :
Resistor yang memiliki nilai resistansinya tetap. Nilai Resistansi atau Hambatan Resistor ini biasanya ditandai dengan kode warna ataupun kode Angka.
Menghambat arus listrik
Satuan :
Ohm (Ω)
Jenis Resistor :
- Fixed Resistor (Resistor nilai Tetap)
Resistor yang memiliki nilai resistansinya tetap. Nilai Resistansi atau Hambatan Resistor ini biasanya ditandai dengan kode warna ataupun kode Angka.
Dibawah ini adalah kode warna Resistor :
Cara membaca Resistor ada 2 yaitu :
- Membaca dengan nilai yang sudah tertera pada Resistor tersebut.
- Membaca lewat kode warna. Dibawah ini adalah contohnya :
- Membaca lewat kode warna. Dibawah ini adalah contohnya :
Tips dalam membaca resistor dengan kode warna sebagai berikut :
- untuk 4 gelang warna, gelang ke-1 tidak mungkin warna hitam dan emas.
gelang ke-4 pasti warna emas/perak/tidak ada warna
- untuk 5 gelang warna, gelang ke -1 tidak mungkin warna hitam dan emas.
gelang ke -5 pasti warna coklat/merah.
gelang ke - 3 secara umum pasti warna hitam.
Ciri-ciri kerusakan komponen Resistor :
- Terbakar tapi belum putus/rusak, biasanya karena panas (warna menjadi gosong)
- Putus, (warna resistor gosong atau bisa juga utuh)
- Tidak mungkin Resistor hubung singkat (konslet)
- Variable Resistor
Variable Resistor adalah jenis Resistor yang nilai resistansinya dapat berubah dan diatur sesuai dengan keinginan, dengan cara memutarkan porosnya secara langsung atau dengan bantuan obeng (+) atau (-). Dibawah ini adalah gambar variable resistor.
Pada nilai yang tertera pada variable resistor ini adalah nilai maksimum resistornya. sebagai contoh :
10K -- berarti nilai rangenya antara 0 - 10K.
ciri-ciri kerusakannya yaitu :
- nilai menjadi tidak terbaca oleh AVO meter (Ohm meter) biasanya kotor atau putus.
- waktu diputar nilai nya tidak berubah
- jika dibidang audio (sound), suara gemersek, atau bisa juga kecil padahal maksimal.
- LDR (Light Dependent Resistor)
Karakteristik dari LDR yaitu :
- Thermistor
Thermistor adalah jenis resistor yang nilai resistansinya dipengaruhi oleh suhu (temperature). komponen ini pada umumnya digunakan sebagai sensor suhu. Ada 2 jenis komponen ini yaitu :
- Thermistor NTC (Negative Temperature Coefficient)
- Thermistor PTC (Positive Temperature Coefficient).
Dibawah ini adalah karakteristik Thermistor.
BELAJAR RANGKAIAN RESISTOR
Komponen Resistor dapat di rangkai dengan 2 cara yaitu :
1. Rangkaian Seri
Tips :
"Jika salah 1 komponen resistor rusak atau putus maka nilai Resistornya menjadi tidak terhingga atau menjauh dari Nilai R yang ada.
2. Rangkaian Paralel
Rumus Rangkaian Paralel Resistor
Tips:
1. Untuk mudahnya Rp (Resistor Pengganti) nilai nya lebih kecil dari antara semua Resistor atau mendekati nilai Resistor yang terkecil.
2. Resistor yang nilainya paling kecil biasanya akan mengalami panas dan akan mengalami rusak/putus terlebih dahulu.
Sekian Belajar Resistor dengan mudah. Mudah bukan...










Pengganti R30 yg rusak di ganti r brp ya?
BalasHapusR50 atau 0,5 ohm
BalasHapus